Sabtu, 30 Mei 2026
  • Ahlan wasahlan di Forum Pondok Pesantren Kabupaten Bekasi
  • Ahlan wasahlan di Forum Pondok Pesantren Kabupaten Bekasi

MASHLAHAT ADALAH TUJUAN BERPOLITIK

Share ke berbagai media , klik button dibawah ini

SAMBUTAN PIMPINAN PONDOK PESANTREN BUNYAN INDONESIA
Dr. KH. Uus Mauludin, M.A.
DALAM KEGIATAN KELAS INSPIRASI POLITIK TAHUN ANGGARAN 2026
TEMA: MENYIAPKAN GENERASI EMAS DEMOKRASI

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillahirabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua, sehingga kita dapat berkumpul dalam majelis ilmu yang penuh keberkahan ini.

Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, yang telah menuntun umat manusia menuju jalan kebaikan dan kemaslahatan.

Yang kami hormati perwakilan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bekasi, Forum Pondok Pesantren Kabupaten Bekasi, para asatidz, serta seluruh peserta Kelas Inspirasi Politik yang kami banggakan,

Pada kesempatan yang berbahagia ini, kami ingin menegaskan bahwa menegakkan kemaslahatan di tengah-tengah umat merupakan sebuah kewajiban yang tidak bisa ditawar. Kemaslahatan adalah tujuan utama dari syariat Islam, yang mencakup terjaganya agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta.

Salah satu jalan strategis untuk mewujudkan kemaslahatan tersebut adalah melalui jalur politik. Politik, dalam pandangan Islam, bukan sekadar perebutan kekuasaan, melainkan sarana untuk mengatur kehidupan umat agar berjalan di atas nilai-nilai keadilan, kebaikan, dan kesejahteraan.

Oleh karena itu, ketika politik diarahkan untuk menegakkan kemaslahatan, maka ia tidak lagi sekadar pilihan, tetapi menjadi instrumen penting yang harus dioptimalkan. Hal ini sejalan dengan kaidah ushul fiqh:

“Maa laa yatimmul waajibu illa bihi fahuwa waajib”
Apa yang tidak sempurna suatu kewajiban kecuali dengannya, maka sesuatu itu menjadi wajib.

Sebagaimana shalat tidak akan sah tanpa bersuci, maka bersuci—baik dengan wudhu, tayammum, maupun mandi janabat—menjadi wajib sebelum melaksanakan shalat. Demikian pula, ketika kemaslahatan umat tidak dapat ditegakkan secara sempurna tanpa peran politik, maka keterlibatan dalam politik menjadi sebuah keniscayaan.

Hadirin yang kami hormati,

Realitas yang kita hadapi hari ini menunjukkan bahwa masih banyak kemungkaran yang terjadi di tengah masyarakat. Salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya keseriusan umat Islam dalam mempelajari politik serta lemahnya proses kaderisasi pemimpin dan politisi yang memiliki komitmen kuat terhadap penegakan kemaslahatan.

Padahal, santri memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor perubahan. Santri bukan hanya penjaga nilai-nilai keislaman, tetapi juga harus mampu hadir sebagai solusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Oleh karena itu, kami menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya Kegiatan Kelas Inspirasi Politik Tahun Anggaran 2026 dengan tema “Menyiapkan Generasi Emas Demokrasi”, yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bekasi bekerja sama dengan Forum Pondok Pesantren Kabupaten Bekasi, bertempat di Pondok Pesantren Bunyan Indonesia, Cikarang Barat.

Kami berharap kegiatan ini menjadi sarana yang efektif dalam:

  • Meningkatkan pemahaman politik yang benar dan berlandaskan nilai-nilai keislaman
  • Melahirkan generasi santri yang memiliki kesadaran berpolitik secara sehat dan bertanggung jawab
  • Mencetak kader-kader pemimpin yang berintegritas dan berkomitmen pada kemaslahatan umat

Akhirnya, kami ucapkan selamat datang kepada seluruh peserta. Semoga ilmu yang kita pelajari hari ini menjadi ilmu yang bermanfaat, membawa keberkahan, serta menjadi bekal dalam mengabdi kepada umat, bangsa, dan negara.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala meridhai setiap langkah kita.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Artikel ini memiliki

18 Komentar

Tinggalkan Komentar