
SAMBUTAN KEPALA BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK (BAKESBANGPOL) KABUPATEN BEKASI
DALAM KEGIATAN KELAS INSPIRASI POLITIK TAHUN ANGGARAN 2026
TEMA: MENYIAPKAN GENERASI EMAS DEMOKRASI
Oleh: Dr. H. Encep Suriatin Jaya. M.Si
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillahirabbil ‘alamin, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kita dapat berkumpul dalam kegiatan Kelas Inspirasi Politik Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bekasi bekerja sama dengan Forum Pondok Pesantren Kabupaten Bekasi, bertempat di Pondok Pesantren Bunyan Indonesia, Cikarang Barat.
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, yang telah memberikan teladan dalam membangun peradaban yang berkeadilan, beradab, dan bermartabat.
Hadirin yang saya hormati, para asatidz, serta 120 santri pilihan dari seluruh wilayah Kabupaten Bekasi yang saya banggakan,
Tema yang kita angkat hari ini, “Menyiapkan Generasi Emas Demokrasi”, merupakan refleksi dari kebutuhan bangsa akan hadirnya generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral, spiritual, dan sosial-politik.
Pertama, tentang apa itu politik.
Secara ilmiah, politik merupakan proses pengambilan keputusan publik yang berkaitan dengan pengelolaan kekuasaan, distribusi sumber daya, serta penetapan kebijakan untuk kepentingan masyarakat luas. Dalam perspektif yang lebih luas, politik bukan sekadar kekuasaan, melainkan sarana untuk mewujudkan kemaslahatan umat (maslahah ‘ammah).
Dalam khazanah Islam, politik dikenal sebagai siyasah, yaitu upaya mengatur urusan umat dengan prinsip keadilan, amanah, dan tanggung jawab. Dengan demikian, politik sejatinya adalah instrumen untuk menghadirkan kebaikan, bukan alat untuk kepentingan pribadi atau kelompok semata.
Kedua, mengapa kita harus berpolitik.
Sebagai warga negara dalam sistem demokrasi, partisipasi politik adalah bagian dari tanggung jawab kebangsaan. Demokrasi yang sehat membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, termasuk para santri, dalam mengawal arah kebijakan bangsa.
Jika ruang politik diisi oleh orang-orang yang tidak memiliki integritas, maka kebijakan yang lahir pun berpotensi menjauh dari nilai keadilan dan kesejahteraan. Oleh karena itu, santri sebagai agen moral dan intelektual memiliki peran strategis untuk hadir dalam dunia politik dengan membawa nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan keberpihakan kepada rakyat.
Ketiga, harapan kepada para santri.
Kami di BAKESBANGPOL Kabupaten Bekasi memiliki harapan besar kepada para santri sebagai calon pemimpin masa depan. Santri tidak hanya menjadi penjaga nilai-nilai keagamaan, tetapi juga mampu tampil sebagai aktor perubahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kami berharap, melalui kegiatan ini, akan lahir:
Santri harus berani tampil, bukan hanya sebagai penonton, tetapi sebagai pelaku dalam proses pembangunan bangsa. Bekasi membutuhkan pemimpin-pemimpin muda yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual.
Hadirin yang saya hormati,
Melalui Kelas Inspirasi Politik ini, kami berharap dapat menanamkan kesadaran bahwa politik adalah ruang pengabdian. Politik adalah ladang amal. Dan politik adalah jalan untuk menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Mari kita siapkan diri, kita kuatkan integritas, kita bangun kapasitas, dan kita jaga komitmen untuk terus menegakkan kemaslahatan bagi Kabupaten Bekasi dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala meridhai setiap langkah kita.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

https://shorturl.fm/bkpWy
Tinggalkan Komentar